Rabu, 16 Maret 2022

Kamu Harus Tahu Inilah Penyebab Penyakit Gondok

Kamu Harus Tahu Inilah Penyebab Penyakit Gondok


Kamu Harus Tahu Inilah Penyebab Penyakit Gondok - Goiter atau gondok ialah suatu kondisi dimana kelenjar tiroid membesar. Kelenjar tiroid ialah kelenjar kecil yang berbentuk seperti kupu kupu yang terletak pada leher, di bawah jakun untuk pria.

Pada tubuh, kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang dikenal juga dengan sebutan T4 serta triiodothyronine yang juga disebut T3. Sebagian besar T4 akan diubah menjadi T3 pada luar tiroid.

Pada tubuh, hormon-hormon ini mempunyai fungsinya masing masih seperti mengatur suhu tubuh, mood, rangsangan, denyut nadi serta pencernaan.

Penyebab Penyakit Gondok


Ada beberapa hal yang mengakibatkan pembesaran kelenjar tiroid. Berikut ini beberapa penyebab yang paling umum, diantaranya :

- Kehamilan
  Hormon yang diproduksi selama masa kehamilan, human chorionic gonadotropin (HCG), bisa mengakibatkan kelenjar tiroid pada wanita semakin membesar.

- Peradangan
  Tiroiditis ialah kondisi peradangan yang bisa mengakibatkan sensasi rasa nyeri serta pembengkakan pada tiroid. Hal ini juga bisa mengakibatkan tubuh memproduksi terlalu banyak atau terlalu sedikit tiroksin. Tiroiditus dapat terjadi setelah orang tersebut menderita penyakit yang diakibatkan oleh vitus atau setelah seorang wanita melahirkan.

- Kanker Tiroid
  Kanker tiroid jauh lebih jarang daripada nodul tiroid jinak. Biopsi nodul tiroid sangat akurat untuk menentukan apakah itu kanker atau bukan.

- Paparan Radiasi
  Melansir dari Cleveland Clinic, seseorang yang pernah menjalani perawatan radiasi medis pada kepala serta leher (bukan prosedur diagnostik, seperti CT Scan) mempunyai risiko lebih besar terkena gondok.

Gondok kecil yang tidak mengakibatkan masalah fisik atau pun penampilan, pengobatan biasanya tidak diperlukan. Namun gondok yang besar dapat mengakibatkan penderitanya sulit bernafas atau menelan serta bisa mengakibatkan batuk atau pun suara serak.

Sementara itu, gondok yang diakibatkan oleh kondisi lain, seperti hipotiroidisme atau hipertiroidisme, biasanya dikaitkan dengan gejala lain, mulai dari kelelahan, kenaikan berat badan atau penurun berat badan yang tidak disengaja, mudah tersinggung serta sulit tidur.

- Penyakit Graves
  Terkadang gondok bisa terjadi pada saat kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid atau biasa disebut dengan hipertiroidisme.

Pada penderita penyakit graves, antibodi yang diproduksi oleh sistem kekebalan secara keliru menyerang kelenjar tiroid, hal ini mengakibatkan tubuh memproduksi tiroksin secara berlebihan. Stimulasi yang berlebihan ini yang mengakibatkan tiroid membengkak.

- Kekurangan Yodium
  Melansir dari Mayo Clinic, yodium sangat pentung untuk produksi hormon tiroid. Pada negara berkembang, orang yang tinggal di pedalaman atau dataran tinggi sering kali kekurangan yodium serta bisa mengembangkan penyakit gondok pada saat tiroid membesar dalam upaya mendapatkan yodium lebih banyak.

Kekurangan yodium bisa diperburuk dengan diet yang tinggi makanan penghambat hormon seperti kubis, brokoli serta kembang kol.

Sementara itu pada negara-negara yang biasa menambahkan garam meja atau makanan lain, kekurangan yodium biasanya bukan penyebab penyakit gondok.

- Penyakit Hashimoto
  Penyakit gondok juga bisa diakibatkan oleh tiroid yang kurang aktif atau hipotiroidisme. Sama hal nya dengan penyakit graves, penyakit hashimoto ialah kelainan autoimun.

Namun alih alih mengakibatkan tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon, penyakit ini bisa merusak tiroid, sehingga menghasilkan hormon yang terlalu sedikit. Merasakan tingkat hormon yang rendah, kelenjar pituitari menghasilkan lebih banyak thyroid-stimulating hormone (TSH) guna merangsang tiroid, yang kemudian mengakibatkan kelenjar membesar.

- Kondisi Nodul Tiroid Soiter
  Pada kasus ini, satu nodul berkembang pada salah satu bagian kelenjar tiroid penderitanya. Kebanyakan nodul ini tidak bersifat kanker atau dengan kata lain bersifat jinak serta tidak mengakibatkan kanker.

- Kondisi Gondok Multinodular
  Pada kondisi ini, beberapa benjolan pada atau berisi cairan yang disebut juga dengan nodul berkembang pada kedua sisi tiroid penderita, hal ini mengakibatkan pembesaran kelenjar secara keseluruhan.

sumber : kompas.com



Kamu Harus Tahu Inilah Penyebab Penyakit Gondok

Jumat, 25 Februari 2022

Perbedaan Gondok Biasa Dengan Gondok Beracun

 Perbedaan Gondok Biasa Dengan Gondok Beracun


Perbedaan Gondok Biasa Dengan Gondok Beracun - Kamu pernah mendengar istilah gondok beracun? mungkin penyakit gondok yang sering didengar ialah gondok biasa. Kedua jenis penyakit gondok ini mempunyai perbedaan walaupun secara penampakan terlihat sama, yaitu sama sama mempunyai benjolan seperti kupu kupu pada leher bagian depan.

Gondok beracun ialah penyakit autoimun yang ditandai dengan membesarnya kelenjar tiroid, pembesaran kelenjar tiroid akan membentuk nodul. Nodul yang terbentuk inilah yang mengakibatkan tubuh memproduksi terlalu banyak hormon tiroid sehingga menyebabkan kondisi medis hipertiroid.

Penyakit gondok tiroid atau dikenal juga dengan toxic nodular gouter yang tidak diobati dapat memicu timbulnya penyakit lain. Penyakit-penyakit yang akan timbul sebagai komplikasi gondok beracun ialah gangguan fungsi jantung, masalah tulang serta masalah pada tenggorokan.

Perbedaan Gondok Biasa dan Gondok Beracun


Secara umum penyakit gondok dibedakan menjadi dua jenis, yaitu gondok biasa dan gondok beracun (hipertiroid). Gondok biasa tidak akan menimbulkan gejala yang serius, namun jika tidak segera diobati, lama-kelamaan akan berkembang menjadi gondok beracun.

Perbedaan Gondok biasa dengan gondok beracun terletak pada keseriusan kondisi medis nya. Gondok biasa atau gondok tidak beracun tidak mempunyai gejala yang cukup serius meskipun gondok biasa yang tidak diobati dapat berkembang menjadi gondok beracun.

Seseorang yang menderita gondok biasa mempunyai produksi hormon tiroid yang normal, sedangkan orang yang menderita gondok beracun mempunyai produksi hormon yang berlebih, hal ini dikarenakan nodul pada benjolan terlalu aktif memproduksi hormon tiroid.

Oleh karena itu, biasanya gondok beracun akan diikuti dengan tanda-tanda hipertiroid. Hal ini juga yang menyebabkan hipertiroid terkadang juga disebut sebagai gondok beracun. Hal ini dikarenakan penderita hipertiroid sudah mengalami gondok beracun terlebih dahulu.

Diagnosis Gondok Beracun


Tidak hanya memperhatikan gejala gondok beracun, diagnosis gondok beracun harus dilakukan guna memastikan penyakit ini. Diagnosis gondok beracun biasanya dimulai dari pemeriksaan fisik, yang bertujuan untuk melihat tanda tanda nodul pada tenggorokan.

Setelah tes fisik selanjutnya tes darah. Hal ini bertujuan untuk melihat adanya peningkatan kadar hormon T3 dan T4. Peningkatan kadar hormon ini dapat membantu dokter untuk mendeteksi adanya penyakit hipertiroid. Tidak hanya itu, tes darah juga dapat membantu dokter mengetahui kadar hormon perangsang torid. Jika hormon perangsang tiroid ini mempunyai kadar rendah maka pasien terindikasi menderita gondok beracun.

Sumber : doktersehat.com


Perbedaan Gondok Biasa Dengan Gondok Beracun

Senin, 21 Februari 2022

Jangan Salah ! Inilah Perbedaan Gondok dan Gondongan

 Jangan Salah ! Inilah Perbedaan Gondok dan Gondongan


Jangan Salah ! Inilah Perbedaan Gondok dan Gondongan - Penyakit Gondok dan Gondongan sering kali dianggap sebagai kondisi yang sama. Sekilas kedua penyakit ini memang mempunyai kemiripan, tidak hanya pada nama, gejala penyakit gondok dan gondongan pun serupa. Keduanya mengakibatkan terjadinya pembesaran kelenjar pada sekitar leher. Nyatanya, penyakit gondok dan gondongan merupakan penyakit yang sangat berbeda.

Penyakit gondok atau yang disebut juga dengan sebutan goiter merupakan kondisi yang terjadi karena adanya gangguan hormon tiroid serta biasanya memicu pembengkakan pada leher. Sedangkan Penyakit gondongan, dipicu oleh virus yang mengakibatkan pembengkakan pada serta nyeri pada kelenjar air ludah (parotis).

Cara Membedakan Gondok dan Gondongan

Kita harus tahu perbedaan kedua penyakit ini. Karena pengobatan serta pencegahan antara penyakit gondok dan gondongan berbeda. Gejala yang timbul juga biasanya berbeda, walaupun ada kesamaan, yaitu timbulnya pembengkakan pada daerah leher. Hanya saja, pembengkakan yang terjadi karena gondok biasanya tidak terasa sakit.

Pada penyakit gondok diperlukan pemeriksaan lanjutan guna mengetahui kadar hormon yang dihasilkan kelenjar tiroid. Tujuannya, untuk mengetahui apakah ditemukan kondisi hipotiroid atau hipertiroid. Pada beberapa kondisi, gondok juga memerlukan penanganan medis seperti konsumsi obat hingga tindakan operasi.

Berbeda dengan gondok, gondongan menimbulkan gejala pembengkakan pada leher yang biasanya diikuti dengan rasa nyeri serta panas akibat peradangan. Tidak hanya itu, ada juga beberapa gejala lain yang sering muncul seperti demam, lemas, sering sakit kepala serta nyeri pada telinga yang bertambah parah ketika mengunyah atau berbicara. Kondisi ini dapat mengakibatkan timbulnya bengkak pada daerah sudut rahang.

Pada penyakit gondongan, biasanya gejala nya akan menghilang sepenuhnya serta pulih kembali dalam jangka waktu satu minggu. Penanganan medis masih tetap diperlukan, namun hanya untuk membantu meredakan gejala nya saja. Hal ini dikarenakan infeksi yang diakibatkan oleh virus biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu 5-7 hari.

Sumber : halodoc.com


Jangan Salah ! Inilah Perbedaan Gondok dan Gondongan

Jumat, 18 Februari 2022

Gejala Gondok Beracun Yang Harus Diwaspadai

 Gejala Gondok Beracun Yang Harus Diwaspadai


Gejala Gondok Beracun Yang Harus Diwaspadai - Gondok beracun ialah salah satu penyakit yang ditandai dengan membesarnya kelenjar tiroid. Pembesaran kelenjar tiroid dapat membentuk nodul. Nodul yang terbentuk inilah yang menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak hormon trioid sehingga mengakibatkan terjadinya kondisi medis hipertiroid.

Penyakit gondok beracun (toxic nodular goiter) yang tidak diobati bisa memicu timbulnya penyakit lain. Seperti gangguan fungsi jantung, masalah tulang serta masalah tenggorokan. 

Biasanya, gondok beracun ini lebih banyak menyerang orang tua. Contohnya gondok multinodular beracun, gondok beracun difus atau penyakit Graves, dan adenoma beracun atau penyakit Plummer.

Gejala Gondok Beracun

Penyakit gondok beracun mempunyai beberapa gejala tertentu. Gejala gondok beracun ini sama dengan gejala hipertiroid. Beberapa gejala hipertiroid atau gejala gondok beracun yang dialami oleh seseorang bisa saja berbeda dengan penderita gondok beracun lainnya. Perbedaan ini juga dapat dipengaruhi oleh usia penderitanya.

Berikut ini beberapa gejala gondok beracun yang paling umum, diantaranya :

- Kelelahan,
- Kram Otot,
- Merasa Gelisah,
- Keringat Berlebih,
- Intoleransi Panas,
- Sering Merasa Gugup,
- Sering Buang Air Besar,
- Siklus Menstruasi Tidak Teratur Bagi Perempuan,
- Ada Benjolan Seperti Kupu-Kupu Di Depan Leher,
- Nafsu Makan Meningkat Tapi Berat Badan Menurun.

Tetapi, pada penderita gondok beracun yang berusia lanjut, gejala yang dialami kurang spesifik. Gejala gondok beracun pada pasien diatas usia 50 tahun diantaranya ialah cemas, gelisah, jantung berdebar, gangguan tidur serta meningkatnya keringat.

Tidak hanya itu, penderita gondok beracun yang berusia di atas 50 tahun juga mempunyai gejala aneh yaitu nafsu makan yang meningkat namun berat badannya menurun. Gejala berupa benjolan di depan leher juga dialami oleh lansia penderita gondok beracun.

Pada penderita gondok beracun yang berusia diatas 70 tahun mempunyai gejala tersendiri. Gejalanya ialah anoreksia, takiaritmia, dan fibrilasi atrium.

Sumber : doktersehat.com


Gejala Gondok Beracun Yang Harus Diwaspadai

Rabu, 16 Februari 2022

6 Cara Alami Untuk Mengatasi Gondok Pada Anak

6 Cara Alami Untuk Mengatasi Gondok Pada Anak


6 Cara Alami Untuk Mengatasi Gondok Pada Anak - Gondok ialah salah satu kondisi medis yang ditandai dengan pembengkakan kelenjar tiroid. Hal ini bisa terjadi karena hipotiroidisme (kelenjar tiroid yang kurang aktif), hipertiroidisme (kelenjar tiroid yang terlalu aktif), atau euthyroidisme (fungsi tiroid yang normal).

Intinya, kekurangan serta kelebihan hormon trioid bisa mengakibatkan kelenjar membengkak. Biasanya ini bukan penyakit yang menyakitkan namun membawa banyak gejala lain yang bisa mengganggu fungsi normal tubuh.

Cara Mengatasi Gondok Pada Anak

Tidak hanya orang dewasa, ternyata anak anak juga dapat mengalami gondok. Gondok yang belum membesar bisa diobati menggunakan bahan alami yang ada di rumah. Bunda bisa mengobati atau bahkan melakukan pencegahan gondok pada anak dengan beberapa cara alami berikut ini :

- Ciplukan
  Ciplukan merupakan tanaman kecil mempunyai buah yang mungil serta mengandung khasiat untuk mengobati gondok pada anak. Beberapa peneliti sudah membuktikan jika buah ciplukan terbukti mempunyai kandungan baik guna mengobati gondok pada anak, mulai dari asama sitrun, chlorogenik acidalkaloid, asam malat, vitamin C, dan tanin.
Bunda dpaat merebus buah ciplukan ini dengan air, kemudian air rebusan nya dikonsumsi oleh si kecil sehari dua kali 1 gelas.

- Teh Hijau
  Teh hijau mengandung flouride serta antioksidan yang tinggi. Dimana kandungan ini mampu untuk mengobati gondok pada anak dengan mengurangi pembengkakan kelenjar tiroid. Berikan sikecil teh hijau tiga cangkir dalam sehari, selama penyakit gondok masih diderita.

- Daun Kelor
  Dilansir dari Pharmacological Research, daun kelor bisa membantu mengatur produksi hormon tiroid. Tanaman herbal yang satu ini sangat mudah untuk didapatkan, terlebih sekarang sudah banyak orang yang menjualnya dengan bentuk ekstrak atau teh. Bunda bisa mencampurkan ekstrak daun kelor pada makanan atau minuman si kecil supaya bisa lebih mudah untuk dikonsumsi.

- Akar Jarong
  Akar jarong dipercaya dapat membantu mengobati gondok pada anak. Akar jarong mempunyai zak aktif seperti triterpenoidsamponin, dan ecdysterone yang cukup ampuh dalam mengobati gondok pada anak.

Cara membuatnya cukup mudah, pertama siapkan akar jarong sebanyak 30 gram, rebus dengan 2 gelas air kemudian biarkan hingga mendidih hingga setengahnya.

Jika sudah mendidih saring serta berikan pada di kecil setiap 2 kali sehari, kemudian ampas akar yang telah direbus dapat digunakan untuk mengompres bagian yang bengkak.

- Rumput Laut
  Rumput laut merupakan salah satu sumber yodium baik yang membantu menghasilkan hormon tiroid. Rumput laut juga mengandung tirosin, asam amino pendukung yang membantu produksi hormon tiroid.

Rumput laut enak sekali jika dicampurkan dengan berbagai masakan, sushi atau pun salad. Konsumsi rumput laut minimal seminggu 2 kali untuk membantu tubuh si kecil mendapatkan yodium yang cukup guna tubuh mengobati gondok pada anak.

- Minyak Kelapa Murni
  Minyak kelapa murni mengandung asam laurat yang tinggi, trigliserida rantai menengah, yang diubah menjadi monolaurin, serta mempunyai sifat antimikroba serta antiinflamasi dan meningkatkan metabolisme.

Bunda bisa mencampurkan minyak kelapa murni ini kedalam berbagai jenis makanan atau minuman, untuk usaha mengobati gondok pada anak, atau bisa juga diminum secara langsung oleh si kecil. Gunakan Minyak Kelapa Murni yang tidak terlalu kental sehingga nyaman ketika diminum langsung.

Sumber : orami.co.id


6 Cara Alami Untuk Mengatasi Gondok Pada Anak

Rabu, 26 Januari 2022

Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Penderita Gondok

 Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Penderita Gondok


Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Penderita Gondok - Gondok ialah salah satu jenis penyakit yang menyerang kelenjar tiroid pada bagian leher. Kelenjar tiroid bertugas untuk memproduksi hormon tiroid yang berfungsi untuk menstimulan metabolisme tubuh. Ketika terjadi peradangan, maka kelenjar pada leher akan membengkak serta membesar.

Maka timbul lah benjolan di leher pada penderita gondok biasanya juga diikuti dengan timbulnya gejala lain seperti, susah bernafas, batuk, timbulnya suara mendengung pada telinga serta tenggorokan terasa sakit serta gatal.

Pada umumnya para penderita gondok juga akan mengalami sakit kepala, demam, mual bahkan muntah, susah mengunyah makanan, nafsu makan uang menurun. Kalau tidak segera mendapat penanganan dapat memperbesar benjolan yang awalnya kecil,

Pantangan Makanan Untuk Penderita Gondok

Menghindari mengonsumsi makanan yang dapat menyebabkan gondok ialah salah satu bentuk penanganan gondok supaya tidak semakin parah. Hal ini dikarenakan jika penderita gondok memaksakan untuk mengonsumsi sembarangan makanan dikhawatirkan dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

Selain mengonsumsi obat obatan penyakit gondok juga dapat diatasi dengan mengatur asupan makanan. Ada beberapa jenis makanan yang dapat memperburuk kondisi gondok sehingga harus anda hindari, berikut ini beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh penderita gondok, diantaranya :

1) Junk Food

 Para Penderita gondok yang menyukai makanan junk food (makanan cepat saji) mulai sekarang sebaiknya hindari makanan junk food atau makanan cepat saji, karena makanan yang dianggap modern ini merupakan makanan yang tidak sehat serta dapat memperparah kondisi penyakit gondok yang diderita.

2) Makanan Pedas

 Salah satu makanan yang harus dihindari oleh penderita gondok ialah makanan yang pedas. Makanan pedas memang sangat nikmat untuk orang normal, tetapi makanan ini sangat berbahaya bagi para penderita gondok, hal ini dikarenakan makanan pedas dapat memperparah kondisi penyakit.

3) Makanan Berlemak

 Pantangan makanan yang berikutnya ialah makanan berlemak. hal ini dikarenakan lemak bisa mengganggu kemampuan tiroid guna memproduksi hormon yang cukup. Makanan berlemak yang harus dihindari termasuk makanan yang mengandung lemak jenuh atau pun gorengan.

4) Minuman Berkafein

 Kalau kamu pecinta minuman berkafein dan sedang menderita penyakit gondok, sebaiknya mulai sekarang kamu hindari minuman berkafein ini, hal ini dikarenakan minuman yang mengandung kafein dapat menyebabkan penyakit gondok yang diderita menjadi semakin parah. Minuman berkafein yang harus dihindari ialah kopi hitam, kopi instan serta minuman berkafein lainnya..

5) Sayuran Hasil Persilangan

 Sayuran yang hasil persilangan juga menjadi salah satu makanan yang harus dihindari oleh penderita gondok. Sayuran jenis ini mengandung goitrogen serta isothiocyanates yang dapat merusak kelenjar tiroid. Contoh sayur hasil persilangan ialah brokoli, bunga kol, kubis serta kubis brussel.

6) Makanan Olahan Kedelai

 Makanan olahan kedelai mengandung isoflavongoitrogen yang bisa menurunkan fungsi kelenjar tiroid khususnya dalam menyerap yodium. Jenis makanan olahan kedelai yang harus dihindari oleh penderita gondok ialah tempe, tahu, kecap, miso, minyak kedelai, susu kedelai.

7) Minuman Mengandung Soda

 Jika kamu penderita gondok sebaiknya hindari mengonsumsi minuman bersoda, hal ini dikarenakan kandungan pemanis buatan yang terdapat pada minuman ini dapat memperparah kondisi penyakit.

8) Makanan Mengandung Gluten

 Para penderita gondok juga sangat wajib untuk menjauhi makanan yang terdapat kandungan gluten, hal ini dikarenakan makanan yang mengandung gluten dapat mengakibatkan kondisi penderita gondok menjadi semakin parah. Makanan yang mengandung gluten antara lain gandum, barley serta rye.

9) Makanan Berkolesterol Tinggi

 Makanan yang terlalu banyak mengandung kolesterol tinggi menjadi salah satu makanan yang harus dihindari oleh penderita gondok. Makanan berkolesterol tinggi yang harus dihindari diantaranya  minyak ikan, daging kijang, ginjal domba, telur ayam, telur ikan, otak sapi.

10) Makanan Yang Mengandung Bahan Kimia

 Pantangan Makanan Yang Terakhir ialah makanan yang mengandung bahan-bahan kimia. Makanan yang mengandung pewarna serta pengawet kimia ini sangat berbahaya serta dapat memperparah kondisi kesehatan anda

Sumber :  harapanrakyat.com


Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Penderita Gondok

Jumat, 21 Januari 2022

Cara Mengobati Gondok Menggunakan Belimbing Wuluh

 Cara Mengobati Gondok Menggunakan Belimbing Wuluh


Cara Mengobati Gondok Menggunakan Belimbing Wuluh - Virus gondok bisa mengakibatkan pembengkakan pada leher, hal ini dikarenakan pembengkakan menyerang dari satu atau kedua kelenjar parotis. Hal ini yang mengakibatkan, kulit pada leher mengalami pengerasan kemudian menonjol. Belimbing wuluh dipercaya bisa membantu mengurangi sensasi rasa sakit yang diakibatkan penyakit gondok.

Khasiat Belimbing Wuluh Untuk Gondok

Manfaat belimbing wuluh atau yang bisa di sebut juga averrhoa bilimbi ini banyak ditemukan pada pekarangan rumah. Tidak hanya di Indonesia belimbing wuluh juga dapat ditemukan di Thailand, Malaysia, Kamboja hingga India serta Srilanka.

Tidak hanya bisa menggugah selera masakan tradisional, belimbing wuluh juga mempunyai khasiat tersendiri. Salah satunya bisa membantu mengurangi rasa nyeri pada penyakit gondok.

Menurut dafta komposisi bahan serta makanan (DKBM) 100 gram belimbing wuluh mengandung gizi berikut ini : 36 kkal energi, 0,4 gram protein, 0,4 gram lemak, 8,8 gram karbohidrat, 4 mg kalsium, 12 mg fosfor, 1,1 mg zat besi, Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin C serta Kalium.

Cara mengolah belimbung wuluh untuk penyakit gondok cukup mudah, pertama tama sediakan belimbing wuluh muda, 3-4 sium bawang putih dan bawang merah. Kemudian campur kan dan halus kan semua bahan bahan tersebut, jika sudah halus dan tercampur maka oleskan campuran tadi pada gondok. Lakukan perawatan ini secara rutin untuk mengurangi bengkak pada leher.

Sumber : faktualnews.com


Cara Mengobati Gondok Menggunakan Belimbing Wuluh

Penyebab Munculnya Benjolan Di Belakang Telinga

  Penyebab Munculnya Benjolan Di Belakang Telinga Penyebab Munculnya Benjolan Di Belakang Telinga -  Benjolan di telinga belakang bisa diak...